Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Inflasi Iran Tembus 70 Persen, Mata Uang Iran Anjlok hingga Rp1,13 Juta per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 19:19
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
nilai mata uang Iran anjlok seiring perekonomian yang anjlok

JAKARTA – Krisis ekonomi Iran kian memburuk seiring lonjakan inflasi yang menembus 70 persen dan melemahnya mata uang Iran, rial, yang semakin menggerus daya beli masyarakat dan memicu gelombang demonstrasi sejak Desember 2025.

Kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok membuat banyak warga turun ke jalan karena tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, di tengah kondisi ekonomi rumah tangga yang kian tertekan.

Tekanan ekonomi tersebut diperparah oleh sanksi internasional yang berlarut-larut serta persoalan tata kelola ekonomi domestik.

Dalam kondisi pasar bebas, nilai tukar mata uang Iran terhadap dolar Amerika Serikat tercatat sangat tertekan, dengan kurs sekitar 1 USD menjadi sama 1.137.500 Rial Iran, mencerminkan depresiasi tajam rial dalam beberapa waktu terakhir.

Pelemahan mata uang Iran ini berdampak langsung pada lonjakan harga barang impor dan pangan, sekaligus mempercepat inflasi tahunan yang mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade. Situasi tersebut semakin menggerus kepercayaan publik, terutama di kalangan pekerja dan kelas menengah bawah, yang kini menghadapi kesulitan serius dalam membayar tagihan serta mencukupi kebutuhan dasar.

Gelombang protes bahkan meluas hingga ke Grand Bazaar Teheran, kawasan perdagangan yang selama ini dikenal sebagai basis pendukung kelompok konservatif.

Sejumlah laporan menyebutkan, penutupan toko sebagai bentuk protes berlangsung hampir dua pekan, menandai tingkat ketidakpuasan yang semakin meluas di berbagai lapisan masyarakat.

Kepala geoekonomi Timur Tengah Bloomberg Economics, Dina Esfandiary, menilai situasi saat ini memiliki perbedaan mendasar dibandingkan gelombang protes sebelumnya.

Menurutnya, kemerosotan ekonomi yang semakin dalam, ditandai oleh melemahnya mata uang Iran dan melonjaknya inflasi pangan, menjadi faktor utama yang mendorong eskalasi ketegangan sosial.

Selain tekanan ekonomi, kondisi tersebut juga diperparah oleh kekeringan berkepanjangan, buruknya pengelolaan pasokan air, gangguan produksi pangan lokal, serta pemadaman listrik yang terus berulang. Lemahnya pasar tenaga kerja turut mempersempit ruang bertahan masyarakat di tengah krisis yang belum menunjukkan tanda mereda.

Di sisi geopolitik, pengaruh Iran di kawasan juga mengalami penurunan signifikan, yang semakin mempersempit ruang manuver pemerintah di tengah tekanan ekonomi dan sosial. Meski demikian, Esfandiary menilai kecil kemungkinan terjadinya keruntuhan total pemerintahan, meskipun risiko konflik internal tetap terbuka di tengah ketidakpuasan publik yang terus meningkat.

Tags: Iran mata uang Iran kondisi Iran Rial Iran

Baca Juga

Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei, Bahas Apa?
Trump Disebut Frustrasi karena Iran Tak Kunjung Penuhi Tuntutan AS
Trump Disebut Frustrasi karena Iran Tak Kunjung Penuhi Tuntutan AS
Perang Iran Makin Meluas, Korban Sipil Bertambah dan Ketegangan Regional Meningkat
Perang Iran Makin Meluas, Korban Sipil Bertambah dan Ketegangan Regional Meningkat
Rumor 'Kudeta' Menguat, Iran Dihantam Perpecahan antara Ulama Garis Keras dan Pejabat
Rumor 'Kudeta' Menguat, Iran Dihantam Perpecahan antara Ulama Garis Keras dan Pejabat
Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026
Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi
  • 3
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 4
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan
  • 5
    Pelindo Jasa Maritim Cek Kesiapan STS Nipa, Pastikan Layanan Maritim di Perbatasan Tetap Andal

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID