Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

DLH Makassar Gelar Workshop Pengelolaan Persampahan, Perkuat Edukasi Pemilahan Sampah dari Sumber

Kamis, 9 Juli 2026 15:50
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Workshop Pengelolaan Persampahan di MaxOne Hotel Makassar selama enam hari, mulai 7 hingga 12 Juli 2026

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Workshop Pengelolaan Persampahan di MaxOne Hotel Makassar selama enam hari, mulai 7 hingga 12 Juli 2026, sebagai langkah memperkuat edukasi pemilahan sampah dari sumber menjelang penerapan kebijakan baru di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.

Workshop tersebut diikuti lurah, kepala seksi kebersihan tingkat kecamatan dan kelurahan, pengawas kebersihan, penyuluh persampahan, kepala sekolah, hingga guru.

Workshop ini digelar sebagai bagian dari persiapan pemberlakuan kebijakan yang mewajibkan TPA Tamangapa hanya menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026.

Anggota Dewan Lingkungan Kota Makassar, Marini Ambo Wellang, Kamis (9/7/2026) mengatakan kegiatan tersebut disusun untuk membangun sistem edukasi yang berjenjang sehingga seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan persampahan memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.

Menurutnya, workshop yang sedang berlangsung saat ini telah memasuki gelombang ketiga dari total empat gelombang yang direncanakan.

Ia menjelaskan keterbatasan kuota membuat peserta diprioritaskan kepada unsur-unsur yang memiliki peran langsung dalam pengelolaan persampahan di lapangan.

Marini mengatakan para pengawas kebersihan dan peserta yang telah mengikuti pelatihan nantinya akan menjadi pembimbing bagi seluruh anggota Satuan Tugas (Satgas) kebersihan di wilayah masing-masing.

Setelah itu, para anggota Satgas akan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan dari rumah ke rumah agar warga terbiasa memilah sampah organik dan residu sebelum sampah diangkut oleh petugas.

Menurut Marini, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan penerapan kebijakan baru pengelolaan sampah di Kota Makassar.

Dari sisi teknis, seluruh armada pengangkut sampah di tingkat lingkungan, termasuk kendaraan roda tiga atau Viar, diwajibkan memiliki wadah atau sekat pemisah agar sampah yang telah dipilah masyarakat tidak kembali tercampur selama proses pengangkutan.

"Target kami, saat sampah dipindahkan dari armada lingkungan ke truk kontainer, sampah organik sudah terpisah seluruhnya. Dengan begitu, truk yang menuju TPA Tamangapa hanya membawa sampah residu, sedangkan sampah organik diolah di lingkungan masing-masing," ujar Marini.

Ia juga mendorong setiap RT memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membangun teba mandiri, biopori jumbo, maupun biopori skala kecil sebagai sarana pengolahan sampah organik.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi paling realistis untuk diterapkan karena kapasitas fasilitas pengolahan kompos skala besar yang dimiliki Kota Makassar hingga saat ini masih terbatas.

Program tersebut juga diintegrasikan dengan pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) melalui pemanfaatan kompos hasil olahan warga.

Sementara itu, sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi diharapkan dapat disalurkan ke Bank Sampah atau diberikan kepada Satgas kebersihan sebagai tambahan insentif.

Selain menyelenggarakan workshop, Dewan Lingkungan bersama DLH Kota Makassar juga secara rutin melaksanakan program Jelajah Sampah setiap Sabtu dan Minggu.

Melalui program tersebut, tim memberikan bimbingan teknis kepada ketua RT dan RW di 15 kecamatan agar mampu menjadi ujung tombak edukasi pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Marini berharap seluruh rangkaian program yang dijalankan tersebut dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat sehingga budaya memilah sampah dari sumber dapat diterapkan secara konsisten dan pengelolaan persampahan di Kota Makassar berlangsung lebih berkelanjutan.

Tags: DLH Makassar Marini Ambo Wellang

Baca Juga

Kapusdal LH: Kebijakan Sampah Residu Makassar Jadi Contoh Pengelolaan Kota Metropolitan
Kapusdal LH: Kebijakan Sampah Residu Makassar Jadi Contoh Pengelolaan Kota Metropolitan
TPA Tamangapa Mulai 1 Agustus Hanya Terima Residu!
TPA Tamangapa Mulai 1 Agustus Hanya Terima Residu!
Melinda Aksa, Kadis Kominfo, dan Kadis LH Makassar Paparkan Inovasi di Forum Nasional Rakernas APEKSI 2026
Melinda Aksa, Kadis Kominfo, dan Kadis LH Makassar Paparkan Inovasi di Forum Nasional Rakernas APEKSI 2026
Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
TPA Antang Berbenah, DLH Makassar Dorong Sistem Sanitary Landfill untuk Atasi 1.043 Ton Sampah per Hari
TPA Antang Berbenah, DLH Makassar Dorong Sistem Sanitary Landfill untuk Atasi 1.043 Ton Sampah per Hari
49.209 KK di 14 Kecamatan Makassar Nikmati Iuran Sampah Rp0, Satu Tahun Program Munafri-Aliyah Berjalan
49.209 KK di 14 Kecamatan Makassar Nikmati Iuran Sampah Rp0, Satu Tahun Program Munafri-Aliyah Berjalan

Populer

  • 1
    Pelukan Haru Penonton Makassar untuk Fanny Kondoh, Usai Nobar Tayang Perdana Baby Udon Bareng Denny Sumargo
  • 2
    Wedding Expo Mappabotting Ri Gammara Digelar, Paket Pernikahan Mulai Rp43 Juta hingga Cashback Rp8 Jutaan
  • 3
    Listrik Padam Bergilir Kembali Landa Warga di Makassar, Warga Kaget: Ada Apa?
  • 4
    Ariel, Raffi Ahmad, Gading Marten, dan Desta Jelajah Rammang-Rammang, Pesona Karst Maros Jadi Sorotan
  • 5
    Veda Ega Pratama Sempat Tembus 12 Besar di FP1 Moto3 GP Aragon 2026, Namun Finis di Posisi 20

Ekonomi

  • Pelindo Jasa Maritim Perkuat Risk Control dan Stop Work Authority
    Pelindo Jasa Maritim Perkuat Risk Control dan Stop Work Authority
  • Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
    Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
  • Sekolah Rakyat Jadi Fokus HIM 2026, OJK dan LPS Dorong Pelajar Cerdas Kelola Keuangan
    Sekolah Rakyat Jadi Fokus HIM 2026, OJK dan LPS Dorong Pelajar Cerdas Kelola Keuangan

Peristiwa

  • Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
    Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter
  • Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
    Pertamina Dorong Pengelolaan Sampah Kolakaasi Lebih Efektif lewat Sarana Operasional
  • Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
    Pelabuhan Kendari Diproyeksikan Jadi Simpul Logistik Nikel dari Hulu hingga Hilir
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID