Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

KPK Tangkap Lima ASN BPK dalam Pengembangan Kasus Suap Pengadaan Smart Board di Muara Enim

Kamis, 11 Juni 2026 01:20
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Gedung KPK

LUMINASIA.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam pengembangan perkara dugaan suap yang menyeret Bupati Muara Enim, Edison. Dalam operasi terbaru tersebut, lima aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diamankan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Sumatera Selatan.

Dilansir Detik, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penindakan yang dilakukan lembaganya merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan yang masih berkaitan dengan perkara yang sebelumnya telah diungkap.

“Ini serangkaian, termasuk juga kemarin ada pengamanan juga ya, ada yang diamankan juga baik di wilayah Jakarta maupun di Sumatera Selatan,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Menurut KPK, penangkapan lima ASN BPK tersebut berhubungan dengan dugaan suap dalam proyek pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim. Dugaan pemberian uang itu disebut berkaitan dengan hasil pemeriksaan dan temuan yang ditemukan dalam proses audit.

“Dugaan pemberian ini berkaitan dengan temuan BPK dalam pengadaan, salah satunya ya, salah satunya adalah smart TV yang kemarin kita sudah jelaskan dalam konstruksi perkara di perkara dini,” ujar Budi.

Hingga kini, KPK masih mendalami berbagai barang bukti yang telah diamankan dalam operasi tersebut. Lembaga antirasuah itu belum mengungkap secara rinci barang bukti yang disita maupun identitas pihak-pihak yang terjaring.

Namun demikian, KPK mengungkap adanya dugaan aliran dana suap sebesar Rp500 juta yang berasal dari pihak swasta dan mengalir melalui lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim hingga diduga berkaitan dengan pihak di BPK.

“Barang bukti ini juga cross juga ya dari perkara kemarin, karena dari Rp500 juta yang diberikan dari pihak swasta kepada pihak di Pemkab ini, sebagian ada yang dibawa oleh pihak Pemkab ke Muara Enim, yang kemarin kemudian dilakukan tangkap tangan. Sebagian lagi untuk dugaan pemberian suap yang berkaitan dengan temuan BPK. Ya artinya memang barang bukti ini pun juga masih berkaitan,” jelasnya.

Dalam perkara ini, total terdapat 11 orang yang telah diamankan KPK dalam dua klaster OTT yang berbeda. Enam orang diamankan dalam operasi pertama yang berkaitan langsung dengan dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sementara lima orang lainnya merupakan ASN BPK yang diamankan dalam pengembangan kasus.

“Jadi pihak-pihak yang diamankan ini total ada 11. Enam orang yang juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan kemarin, lima orang lagi pihak-pihak baru yang kemudian diamankan dalam tangkap tangan kali ini. Lima orang ini merupakan ASN dari Badan Pemeriksa Keuangan,” tutur Budi.

KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan. Sesuai ketentuan hukum yang berlaku, penyidik memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para terperiksa dan memutuskan apakah perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penetapan tersangka.

Sampai dengan Rabu petang, identitas lima ASN BPK yang terjaring OTT belum diumumkan kepada publik. KPK menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan smart board di Kabupaten Muara Enim.

Tags: KPK

Baca Juga

Geisz Chalifah Penuhi Panggilan KPK, Tegaskan Terkait Transaksi Jual Beli Rumah
Geisz Chalifah Penuhi Panggilan KPK, Tegaskan Terkait Transaksi Jual Beli Rumah
Kortas Tipidkor Kembali Klarifikasi Eks Wakapolri Oegroseno Terkait Kasus Lahan Sepolwan
Kortas Tipidkor Kembali Klarifikasi Eks Wakapolri Oegroseno Terkait Kasus Lahan Sepolwan
Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
Saksi Kasus Korupsi Bupati Pati Mengaku Tertekan Saat Pemeriksaan KPK
Saksi Kasus Korupsi Bupati Pati Mengaku Tertekan Saat Pemeriksaan KPK
Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus untuk Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
PDIP Hormati Proses Hukum Usai KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
PDIP Hormati Proses Hukum Usai KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani

Populer

  • 1
    GoPay Akui Terjadi Gangguan Teknis, Tim Lakukan Pemulihan Layanan
  • 2
    AJI Makassar dan Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Prabowo Minta Maaf atas Pernyataan Londo Ireng
  • 3
    Klub Jantung Sehat Kecamatan Bajeng Siap Dilantik, Sebanyak 60 Pengurus Akan Dikukuhkan
  • 4
    Resmi! Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU Indonesia Berlaku 27 Juli 2026
  • 5
    Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, Trafik Data di Sulawesi Melonjak 29,5 Persen

Ekonomi

  • Bikin Air Danau Matano Tetap Jernih dan Aman, Begini Cara PT Vale Andalkan Teknologi LGS Jaga Kualitas Air Limpasan Tambang Sebelum Mengalir
    Bikin Air Danau Matano Tetap Jernih dan Aman, Begini Cara PT Vale Andalkan Teknologi LGS Jaga Kualitas Air Limpasan Tambang Sebelum Mengalir
  • Pelindo Jasa Maritim Catat Laba Bersih Semester I 2026 Naik Dua Kali Lipat, Lampaui Target RKAP 44 Persen
    Pelindo Jasa Maritim Catat Laba Bersih Semester I 2026 Naik Dua Kali Lipat, Lampaui Target RKAP 44 Persen
  • Mitsubishi Didenda Rp1 Miliar oleh KPPU
    Mitsubishi Didenda Rp1 Miliar oleh KPPU

Peristiwa

  • Bos BGN Tegur Pegawai Main HP Saat Rapat, Minta Dipindahkan ke Papua
    Bos BGN Tegur Pegawai Main HP Saat Rapat, Minta Dipindahkan ke Papua
  • Geisz Chalifah Penuhi Panggilan KPK, Tegaskan Terkait Transaksi Jual Beli Rumah
    Geisz Chalifah Penuhi Panggilan KPK, Tegaskan Terkait Transaksi Jual Beli Rumah
  • Fenomena Buck Moon Oranye Hiasi Langit, Tandai Awal Musim Gerhana Agustus
    Fenomena Buck Moon Oranye Hiasi Langit, Tandai Awal Musim Gerhana Agustus
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID