LUMINASIA.ID, BOLA - Timnas Belanda memang gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Perjalanan Oranje berakhir di babak 32 besar setelah kalah melalui adu penalti dari Maroko, tetapi mereka tetap membawa pulang penghargaan bergengsi dari FIFA.
Dilansir Goal.Com, FIFA menetapkan Belanda sebagai penerima Fair Play Award, penghargaan yang diberikan kepada tim dengan tingkat sportivitas terbaik sepanjang turnamen. Penghargaan tersebut telah menjadi bagian dari Piala Dunia sejak edisi 1970 dan diberikan kepada tim yang menunjukkan sikap sportif, rasa hormat, serta perilaku teladan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dalam proses penilaiannya, FIFA mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk catatan disiplin setiap tim. Sepanjang Piala Dunia 2026, Belanda tidak menerima satu pun kartu merah dan hanya mengoleksi tiga kartu kuning.
Catatan tersebut dinilai semakin impresif karena Belanda memainkan lebih banyak pertandingan dibanding beberapa tim lain yang memiliki jumlah kartu lebih sedikit. Turki, Republik Ceko, dan Tunisia memang mencatat pelanggaran disiplin yang lebih rendah, tetapi ketiga tim tersebut gagal lolos dari fase grup. Sebaliknya, Belanda tampil hingga babak gugur sehingga mampu mempertahankan rekor disiplin dalam jumlah pertandingan yang lebih banyak.
FIFA tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan pemilihan Belanda sebagai pemenang. Namun, selain performa disiplin para pemain, perilaku suporter Oranje diduga turut menjadi pertimbangan. Kehadiran pendukung Belanda di Amerika Serikat selama turnamen mendapat sorotan luas, terutama tradisi Oranje-mars yang kembali menjadi daya tarik dan banyak diperbincangkan di berbagai kota tuan rumah.
Penghargaan tersebut menjadi yang pertama bagi Belanda sepanjang sejarah Fair Play Award Piala Dunia. Pada edisi sebelumnya, penghargaan itu diraih Inggris, sedangkan Brasil masih menjadi negara dengan koleksi terbanyak setelah empat kali memenangkannya.
Meski tidak mampu memenuhi target prestasi di lapangan, penghargaan Fair Play menjadi penutup yang positif bagi perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026. Pengakuan dari FIFA ini juga menjadi kontras dengan kritik yang dalam beberapa tahun terakhir kerap diarahkan kepada skuad Oranje terkait karakter permainan dan kemampuan mereka menunjukkan ketegasan di lapangan.


