Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Sampah Organik 54 Persen Jadi Tantangan Pemkot Makassar, Pemilahan dari Sumber Diperketat

Rabu, 22 Juli 2026 19:23
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa di Kecamatan Manggala kini mulai beruba


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memperketat pengelolaan sampah dari sumber setelah menerapkan perubahan sistem di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Antang.

Kebijakan tersebut menempatkan pemilahan sampah dari rumah, perkantoran, hotel hingga tempat usaha sebagai bagian penting untuk mengurangi sampah yang berakhir di TPA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan, perubahan sistem tersebut diperlukan karena sampah organik masih mendominasi sampah yang masuk ke TPA Antang.

Menurutnya, sekitar 54 persen sampah yang masuk setiap hari merupakan sampah organik.

Kondisi tersebut menjadi persoalan karena sampah organik lebih cepat membusuk dan dapat menghasilkan air lindi serta gas metana yang berpotensi mencemari lingkungan.

"Karena itu kita harus menghentikan sistem open dumping dan beralih ke sistem yang lebih aman," katanya.

Mulai 1 Agustus 2026, TPA Antang hanya menerima sampah residu.

Sementara sampah organik dan anorganik wajib dipilah sejak dari sumber untuk kemudian diolah atau didaur ulang.

"Mulai 1 Agustus 2026, Pemerintah Kota Makassar menerapkan sistem controlled landfill sebagai bagian dari upaya menghentikan praktik open dumping secara bertahap," ujar Helmy.

Pemilahan Dimulai dari Rumah

Helmy mengatakan perubahan sistem pengelolaan sampah tersebut membuat masyarakat memiliki peran lebih besar dalam mengurangi sampah yang dibawa ke TPA.

Pemilahan tidak hanya ditujukan kepada rumah tangga, tetapi juga kantor, hotel dan berbagai tempat usaha.

Masyarakat diimbau menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah sehari-hari.

"Ketika budaya itu terbentuk, lingkungan akan semakin bersih, sehat, dan kita bisa mewariskan kehidupan yang berkelanjutan kepada generasi mendatang," imbuh dia.

Pengawasan juga akan diarahkan kepada sektor yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.

Helmy menyebut kawasan perumahan, pusat perbelanjaan, hotel, restoran dan kafe menjadi sektor yang akan mendapat perhatian karena selama ini menjadi penyumbang besar sampah organik yang masuk ke TPA.

"Kami akan memberikan edukasi terlebih dahulu. Namun apabila setelah sosialisasi mereka tetap tidak menjalankan aturan, tentu akan ada tindakan sesuai regulasi yang berlaku," tegasnya.

Perda Disiapkan untuk Mengawal Perubahan

Untuk memastikan perubahan sistem tersebut berjalan, Pemkot Makassar juga menyiapkan penguatan regulasi melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Persampahan.

Setelah Perda terbentuk, pemerintah akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Perda Persampahan.

Satgas tersebut nantinya melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya DLH, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Kami akan mengedepankan sosialisasi terlebih dahulu, melakukan evaluasi, kemudian jika diperlukan baru diterapkan punishment," kata Helmy.

Penguatan aturan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar mengawal transisi dari sistem open dumping menuju controlled landfill dan selanjutnya sistem pengelolaan yang lebih aman seperti sanitary landfill.

Helmy menegaskan penghentian open dumping bukan hanya merupakan program Pemkot Makassar, tetapi juga bagian dari kebijakan nasional dalam reformasi pengelolaan sampah.

Dengan perubahan tersebut, pengurangan sampah organik sejak dari sumber menjadi salah satu kunci agar beban TPA Antang dapat ditekan.

Pemilahan di tingkat rumah tangga dan tempat usaha juga diharapkan membuat sampah yang masuk ke TPA benar-benar merupakan residu yang tidak lagi dapat dimanfaatkan.

Tags: Pemkot Makassar TPA Tamangapa Pemkot Makassar

Baca Juga

DP2 Hadirkan Festival Urban Farming, Balap Jolloro hingga Fashion Show Kucing
DP2 Hadirkan Festival Urban Farming, Balap Jolloro hingga Fashion Show Kucing
Sambut HUT Makassar ke-419, Pemkot Bedah 451 Rumah Warga Tak Layak HUni
Sambut HUT Makassar ke-419, Pemkot Bedah 451 Rumah Warga Tak Layak HUni
Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
DPRD Makassar Bahas Perubahan Perumda Terminal Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Lebih Luas
DPRD Makassar Bahas Perubahan Perumda Terminal Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Lebih Luas
Wali Kota Appi Buka Rangkaian HUT ke-419 Makassar, Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya
Wali Kota Appi Buka Rangkaian HUT ke-419 Makassar, Siapkan 50 Agenda Sosial dan Budaya

Populer

  • 1
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • 2
    Semen Tonasa Gandeng BULOG Hadirkan 580 Paket Sembako Murah bagi Masyarakat
  • 3
    370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
  • 4
    Kredit Perbankan Tumbuh 13,26 Persen, OJK Blokir Hampir 40 Ribu Rekening Judi Online
  • 5
    PTBA Kembangkan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Warisan Tambang Ombilin

Ekonomi

  • Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
    Mal Kini Alih Fungsi, Apa Kata Ketua APPBI?
  • Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
    Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan dari Toyota Astra Motor
  • IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
    IASC Sukses Selamatkan Rp208,9 Miliar Dana Korban Penipuan Keuangan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID