Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Appi Dorong Ekonomi Nelayan Makassar Dibangun dari Hulu ke Hilir, HNSI Diminta Jadi Mitra Pemkot

Senin, 7 September 2026 17:24
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) VI Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Senin (7/9/2026),


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pembenahan struktur ekonomi dari hulu hingga hilir.

Menurut Munafri, perhatian terhadap masyarakat pesisir tidak cukup diwujudkan melalui bantuan kapal maupun alat tangkap, tetapi harus dilanjutkan dengan pendampingan, dukungan infrastruktur penangkapan ikan hingga menciptakan alur pasar yang lebih adil bagi nelayan.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Appi saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VI Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Senin (7/9/2026).


Baca: Maulid Akbar di Tengah Perahu Nelayan di Paotere, Munafri Singgung Messi dan Ronaldo


Dalam sambutannya, Appi menyoroti kondisi ekonomi masyarakat nelayan yang dinilainya masih belum sebanding dengan kontribusi mereka terhadap pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

Ia mengatakan hasil laut yang diperoleh nelayan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, namun kesejahteraan para nelayan yang menghasilkan komoditas tersebut belum mengalami peningkatan signifikan.

"Harusnya, kalau kita mau bicara tentang distribusi gizi untuk masyarakat, ya struktur kesejahteraan nelayannya yang harus dibentuk dulu. Kasihan nelayan kalau terus-menerus diajak masuk ke dalam sistem pasar yang sangat tidak menguntungkan," katanya.

“Masyarakat nelayan ini harusnya menjadi masyarakat yang punya struktur kesejahteraan yang jauh lebih baik. Kenapa? Karena dari tangan-tangan para nelayan inilah kita akan berharap begitu besar terhadap pembangunan sumber daya manusia yang akan datang,” tambahnya.



Baca: Maulid Akbar di Tengah Perahu Nelayan di Paotere, Munafri Singgung Messi dan Ronaldo

Bantuan Nelayan Tak Boleh Berhenti pada Kapal

Appi menggarisbawahi bahwa perhatian pemerintah terhadap nelayan harus diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya memberikan bantuan fisik yang bersifat seremonial, seperti kapal dan alat tangkap, tanpa memastikan nelayan mendapatkan pendampingan dalam menjalankan aktivitas ekonominya.

Pemkot Makassar, kata Appi, harus hadir dalam seluruh rantai tata kelola perikanan hingga menciptakan alur pasar yang lebih adil.

Langkah tersebut diperlukan agar hasil tangkapan nelayan tidak terus berada dalam posisi yang merugikan ketika masuk ke dalam sistem pasar.

Untuk memperkuat dukungan tersebut, Appi mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar bersama DPRD Kota Makassar akan meningkatkan alokasi anggaran pendampingan bagi nelayan pada tahun mendatang.

“Fungsi pemerintah harus mampu melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat nelayan. Nah, inilah yang harus kita support melalui anggaran pembangunan yang dimiliki oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Appi juga mendorong pengurus HNSI mengambil peran lebih besar dalam menyerap aspirasi dan mendampingi nelayan di lapangan.

Ia meminta HNSI menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjembatani kebutuhan masyarakat pesisir sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi kawasan pesisir.

“Ini yang kita harapkan. Kita harus bersama-sama menyusun apa yang menjadi hal yang paling penting yang harus kita berikan kepada nelayan untuk memberikan supporting terhadap infrastruktur penangkapan ikan yang mereka inginkan. Fungsinya HNSI ada di sini bermitra dengan pemerintah, bersama-sama memikirkan ini,” pungkasnya.

Nelayan Didorong Beralih ke Penangkapan Berbasis Teknologi

Selain memperkuat sisi ekonomi dan infrastruktur, Appi juga mendorong transformasi pola penangkapan ikan yang selama ini dilakukan secara konvensional.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu nelayan bekerja lebih efisien dengan mengetahui lokasi yang memiliki potensi persebaran ikan.

Pemkot Makassar, kata dia, dapat mendorong pemanfaatan teknologi navigasi dan peta persebaran ikan melalui kolaborasi dengan BMKG Maritim.

Dengan dukungan informasi tersebut, nelayan diharapkan tidak lagi menghabiskan banyak waktu untuk sekadar mencari lokasi ikan.

Teknologi dan informasi mengenai persebaran ikan dapat membantu nelayan menentukan lokasi penangkapan secara lebih presisi.

Upaya tersebut diharapkan mengubah pola kerja nelayan dari sekadar “mencari ikan” menjadi “menangkap ikan” di titik yang lebih tepat.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar membangun ekosistem ekonomi pesisir yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat produktivitas, efisiensi dan posisi nelayan dalam rantai ekonomi perikanan.

Tags: Pemkot Makassar Munafri Arifuddin Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia


Baca Juga

Bukan Sekadar Gratis, Appi Dorong Sampah Rumah Tangga di Rappocini Jadi Sumber Energi
Bukan Sekadar Gratis, Appi Dorong Sampah Rumah Tangga di Rappocini Jadi Sumber Energi
Sampah Organik 54 Persen Jadi Tantangan Pemkot Makassar, Pemilahan dari Sumber Diperketat
Sampah Organik 54 Persen Jadi Tantangan Pemkot Makassar, Pemilahan dari Sumber Diperketat
Cegah Sapi Konsumsi Sampah Berbahaya, Pemkot Makassar Siapkan Penangkaran di TPA Tamangapa
Cegah Sapi Konsumsi Sampah Berbahaya, Pemkot Makassar Siapkan Penangkaran di TPA Tamangapa
Iuran Sampah Gratis di Tamalate Capai 15.177 KK, Appi Tegaskan Warga Wajib Pilah Sampah
Iuran Sampah Gratis di Tamalate Capai 15.177 KK, Appi Tegaskan Warga Wajib Pilah Sampah
Appi Bawa Program Besar ke Pulau, Pemerataan Pendidikan hingga Transportasi Laut Jadi Prioritas
Appi Bawa Program Besar ke Pulau, Pemerataan Pendidikan hingga Transportasi Laut Jadi Prioritas
12.361 KK di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis, Nilainya Capai Rp2,8 Miliar
12.361 KK di Panakkukang Bakal Nikmati Iuran Sampah Gratis, Nilainya Capai Rp2,8 Miliar

Populer

  • 1
    BPKAD Makassar Pastikan Revitalisasi Karebosi Masuk Perencanaan Anggaran 2027
  • 2
    Viral Soal Wajib Tunjukkan STNK untuk Beli BBM Subsidi, Pertamina Beri Klarifikasi
  • 3
    Ini Penyebab Jembatan di Kabupaten Pangandaran Miring Saat Peresmian, TNI AD Ungkap Hasil Investigasi
  • 4
    Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Usai Rekaman CCTV Viral
  • 5
    Appi Pacu Pemerataan Pembangunan di Sangkarrang, Anak Pulau Bakal Dapat Beasiswa Mulai 2027

Ekonomi

  • OJK Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini, Termasuk Dana Pensiun
    OJK Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini, Termasuk Dana Pensiun
  • Hari Pelanggan Nasional, Pelindo Perkuat WBS dan GCG untuk Jaga Layanan Logistik Tetap Bersih
    Hari Pelanggan Nasional, Pelindo Perkuat WBS dan GCG untuk Jaga Layanan Logistik Tetap Bersih
  • Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes
    Pembiayaan Asuransi Didorong Makin Murah, OJK Kolaborasi Kemenkes

Peristiwa

  • Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
    Gas SO2 Anak Krakatau Meluas, BMKG Ingatkan Warna Peta Satelit Bukan Indikator Bahaya di Permukaan
  • Jet Tempur Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas
    Jet Tempur Yunani Jatuh Saat Air Show, Dua Pilot Tewas
  • Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Singapura Minta Warga Siaga
    Kabut Asap Karhutla Indonesia Memburuk, Singapura Minta Warga Siaga
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID